"Sinergi Rindam IV/Diponegoro dan Pendidikan: Siswa-Siswi SMP Mahir Al Mumtaz Bandongan Digembleng Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan"
MAGELANG – Guna menanamkan rasa cinta tanah air dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh, SMP Mahir Al Mumtaz Bandongan sukses menggelar kegiatan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan pada tanggal 21 Mei 2026. Kegiatan pembentukan karakter ini berlangsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Dusun Soropaten, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.
Pelatihan kali ini terasa istimewa karena pihak sekolah menggandeng langsung prajurit TNI dari Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro sebagai instruktur utama. Kehadiran para prajurit TNI ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta didik.
Kegiatan pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan menggabungkan sesi penyampaian materi di dalam kelas dan praktik langsung di lapangan terbuka. Untuk pendalaman Wawasan Kebangsaan, kegiatan dilaksanakan di dalam ruang kelas. Pada sesi ini, para siswa diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan rasa cinta tanah air agar mereka memiliki pondasi kebangsaan yang kuat dan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.
Sementara itu, untuk Pendidikan Kedisiplinan, kegiatan dipusatkan di lapangan terbuka. Agar pelatihan fisik dan kedisiplinan ini berjalan efektif, sekolah membaginya menjadi dua sesi. Pada sesi pertama yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari, para siswa putra mendapatkan giliran pertama untuk berlatih. Selanjutnya, sesi kedua bagi siswi putri dilaksanakan mulai siang hingga sore hari.
Materi di lapangan meliputi latihan baris-berbaris (PBB) dasar, tata cara sikap sempurna, serta melatih konsentrasi, kepatuhan terhadap instruksi, dan kekompakan tim. Walaupun terbagi dalam waktu yang berbeda, kedisiplinan dan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh peserta didik tetap sama. Mereka tampak berbaris rapi, berdiri tegap, dan memusatkan konsentrasi penuh saat mendengarkan setiap arahan dari instruktur TNI di hadapan mereka.
Kehadiran prajurit Rindam IV/Diponegoro di lingkungan sekolah ini bukan hanya sekadar untuk melatih fisik atau baris-berbaris semata. Lebih dari itu, mereka memberikan teladan langsung mengenai sikap patriotisme, tanggung jawab, dan ketegasan.
Melalui kolaborasi positif antara institusi pendidikan dan TNI ini, diharapkan siswa-siswi SMP Mahir Al Mumtaz Bandongan dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi, mental yang tangguh, dan karakter kebangsaan yang kuat dalam menyongsong masa depan.
Artikel ini Bermanfaat?
Bagikan ke jaringan Anda



